Home > Berita Terbaru
KUA Widodaren Ajak Remaja Pahami Risiko Pernikahan Dini
Penulis: Tim Redaksi KUA Widodaren | Tanggal: 19 Mei 2026
Foto: Admin Web KUA Widodaren
Walikukun, KUA Widodaren turut berpartisipasi dalam kegiatan Posyandu Remaja Desa Walikukun pada Rabu (14/5/2026) melalui penyampaian materi edukasi mengenai pernikahan dini dan pentingnya kesiapan masa depan bagi generasi muda.
Dalam kegiatan tersebut, penghulu KUA Widodaren, Syeh Abidin, S.Ag, hadir sebagai pemateri dengan mengangkat tema “Pernikahan Dini: Siap atau Sekadar Ingin?” Materi disampaikan dengan pendekatan yang ringan, komunikatif, dan dekat dengan kehidupan remaja. Para peserta diajak memahami bahwa pernikahan bukan hanya tentang perasaan atau keinginan sesaat, tetapi membutuhkan kesiapan mental, emosional, ekonomi, komunikasi, hingga spiritual.
Dalam penyampaiannya, Syeh Abidin mengajak para remaja untuk lebih bijak melihat fenomena pernikahan usia muda yang sering muncul di media sosial. Menurutnya, kehidupan rumah tangga tidak hanya tentang kebahagiaan yang terlihat di depan kamera, tetapi juga tentang tanggung jawab, kesabaran, dan kesiapan menjalani kehidupan bersama.
Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai dampak pernikahan dini, mulai dari terganggunya pendidikan, belum stabilnya kondisi ekonomi, hingga kesiapan mental dan emosi yang masih dalam tahap perkembangan. Kondisi tersebut dapat memicu berbagai persoalan dalam rumah tangga apabila tidak disertai kesiapan yang matang.
“Menikah bukan tentang siapa yang paling cepat, tetapi siapa yang paling siap,” ungkapnya di hadapan peserta kegiatan.
Para remaja juga diajak memanfaatkan masa muda untuk belajar, mengembangkan potensi diri, memperbaiki akhlak, serta mempersiapkan masa depan dengan lebih baik sebelum memasuki kehidupan rumah tangga.
Kegiatan berlangsung interaktif dan mendapat antusiasme dari para peserta Posyandu Remaja Desa Walikukun. Melalui kegiatan edukasi ini, KUA Widodaren berharap generasi muda dapat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya kesiapan dalam membangun keluarga yang sehat, harmonis, dan berkualitas.
Lainnya..